A. Pengenalan
Komunikasi
nirkabel telah dimulai pada awal tahun 1970an. Dalam empat dekade ke depan,
teknologi nirkabel bergerak telah berkembang dari generasi 1G sampai 5G.
Teknologi generasi kelima menawarkan bandwidth yang sangat tinggi yang tidak
pernah dialami pengguna sebelumnya. Teknologi generasi kelima menawarkan
berbagai fitur canggih baru yang membuatnya banyak diminati di masa depan. Sekarang,
komuninaksi nirkabel dan teknologi mobile yang hadir seperti jaringan seluler
generasi ketiga (UMTS-Universal Mobile Telecommunication System, cdma2000), LTE
(Long Term Evolution), WiFi (IEEE 802.11 wireless networks), WiMAX (IEEE
802.16 wireless and mobile
networks), serta jaringan sensor, atau
jaringan area pribadi (misalnya Bluetooth, ZigBee). Semua jaringan nirkabel dan
mobile menerapkan prinsip all-IP, artinya semua data dan sinyal akan ditransfer
melalui IP (Internet Protocol) pada lapisan jaringan. Teknologi generasi kelima
menyediakan fasilitas seperti kamera, perekaman MP3, pemutar video, memori
telepon besar, pemutar audio dll. Jaringan internet pada generasi kelima
nirkabel memungkinkan komunikasi nirkabel tanpa batasan, yang membuat dunia
nyata nirkabel yang sempurna - World Wide Wireless Web (WWWW).
Generasi
kelima berbasis teknologi 4G. Jaringan internet nirkabel ke-5 adalah jaringan
nirkabel yang harus didukung oleh LASCDMA ( Large Area SynchronizedCode-
DivisionMultipleAccess),OFDM (Orthogonalfrequency-division
multiplexing),MCCDMA(Multi-Carrier Code Division Multiple
Access),UWB(Ultra-wideband), Network-LMDS( Local Multipoint Distribution
Service), and IPv6. Teknologi generasi kelima menawarkan kemampuan data yang
luar biasa dan data yang tak terbatas dalam sistem operasi mobile terbaru.
Generasi kelima membuat perbedaan penting dan lebih banyaknya layanan serta
manfaat. Generasi kelima seharusnya menjadi sebuah teknologi yang lebih cerdas dan
membuat interkoneksi tanpa batas diseluruh dunia.
B. Evolusi
Teknologi Nirkabel
·
Generasi Pertama (1G)
1G
muncul di tahun 1980an. 1G bekerja dengan Sistem Analog dan dikenal sebagai
ponsel. 1G memperkenalkan teknologi mobile seperti Mobile Telephone System
(MTS), Advanced Mobile Telephone System (AMTS), Improved Mobile Telephone
Service (IMTS), dan Push to Talk (PTT). 1G menggunakan sinyal radio analog yang
memiliki frekuensi 150 MHz, modulasi suara dilakukan dengan menggunakan teknik yang
disebut Frequency-Division Multiple Access (FDMA). 1G memiliki kapasitas
rendah, link suara yang buruk, dan tidak aman karena panggilan suara dapat diputar
ulang pada menara radio, jadi panggilan telefon rentan terhadap penyadapan yang
tidak diinginkan oleh pihak ketiga.
·
Generasi kedua (2G)
2G
muncul di akhir tahun 1980an. 2G menggunakan sinyal digital untuk transmisi
suara dan memiliki kecepatan 64 kbps. 2G menyediakan fasilitas SMS (Short Message
Service) dan menggunakan bandwidth 30 sampai 200 KHz. setelah 2G, ada sistem
2.5G yang menggunakan packet switched dan circuit switched, domain dan data
yang disediakan mencapai hingga 144 kbps. Misalnya GPRS, CDMA dan EDGE
·
Generasi ketiga (3G)
3G
menggunakan Wide Brand Wireless Network. Data dikirim melalui teknologi yang
disebut Packet Switching. Panggilan suara ditafsirkan melalui Circuit
Switching. Seiring dengan komunikasi verbal 3G memuat layanan data, akses ke
televisi / video, dan layanan baru seperti Global Roaming. 3G beroperasi pada
kisaran 2100MHz dan memiliki bandwidth 15-20MHz yang digunakan untuk layanan
internet berkecepatan tinggi. 3G menggunakan Wide Band Voice Channel dimana
seseorang dapat menghubungi orang lain yang berada di belahan dunia manapun dan
bahkan bisa mengirim pesan juga.
·
Generasi keempat(4G)
4G
menawarkan kecepatan download 100Mbps. 4G menyediakan fitur yang sama seperti
3G dan layanan tambahan seperti Multi-Media Newspapers, untuk menonton program
T.V dengan pengiriman data yang jauh
lebih cepat dari generasi sebelumnya. LTE (Long Term Evolution) dianggap
sebagai teknologi 4G. 4G sedang dikembangkan untuk mengakomodasi persyaratan
QoS dan tingkat yang ditetapkan oleh aplikasi yang akan datang seperti akses
broadband nirkabel, Multimedia Messaging Service (MMS), obrolan video, mobile
TV, konten HDTV, Digital Video Broadcasting (DVB), layanan suara dan data, serta
layanan lainnya yang memanfaatkan bandwidth.
·
Generasi kelima (5G)
Model
sistem generasi kelima adalah model berbasis IP untuk interoperabilitas
jaringan nirkabel dan seluler Jaringan All-IP (AIPN) untuk mampu memenuhi
tuntutan pasar telekomunikasi seluler yang semakin meningkat. 5G adalah
platform umum untuk semua teknologi akses radio AIPN menggunakan packet
switching dan evolusi terus menerus memberikan kinerja dan biaya yang optimal. Dalam
Arsitektur Jaringan 5G semua aplikasi dan layanan mobile berbasis IP seperti
portal Mobile, Mobile commerce, Mobile health care, Mobile government, Mobile
perbankan
dan lainnya, ditawarkan melalui Cloud Computing Resources (CCR).
C. Gambaran
Arsitektur Jaringan 5G
D. Mengapa
dibutuhkan 5G?
·
Kecepatan sangat tinggi, berkapasitas besar,
dan biaya rendah per bit.
·
5G mendukung multimedia interaktif,
suara, video, internet, dan layanan broadband lainnya, lebih efektif &
lebih menarik, serta memiliki statistik
lalu lintas yang akurat dan akurat.
·
Teknologi 5G menawarkan akses dan
layanan portabilitas Global.
·
5G menyediakan kapasitas penyiaran yang
besar hingga Gigabit dan mendukung hampir 65.000 koneksi sekaligus.
·
Lebih banyak aplikasi dikombinasikan
dengan artificial intelligent (AI) karena kehidupan manusia akan dikelilingi
oleh sensor buatan yang bisa berkomunikasi dengan ponsel.
·
Teknologi 5G menggunakan manajemen jarak
jauh agar pengguna bisa mendapatkan pengalaman yang lebih baik dan lebih cepat.
·
Kecepatan upload dan download teknologi 5G
sangat tinggi.
E. Kesimpulan
Perkembangan
jaringan menuju tingkat data yang lebih tinggi dengan prinsip all-IP. Koneksi mobile
memperoleh daya pemrosesan lebih banyak disetiap tahun, dan daya pakai baterai
lebih lama untuk aplikasi yang sama. 5G mencakup teknologi terbaru seperti cognitive
radio, SDR, nanotechnology, cloud computing dan berbasis All-IP. 5G
diekspektasikan tetap menggunakan filosofi dari generasi jaringan sebelum-sebelumnya
untuk menjaga agar jaringan tetap sesederhana mungkin, dan memberikan lebih
banyak fungsi, akan menjadi kenyataan di generasi mendatang, inilah yang
disebut sebagai 5G.
F.
Sumber Referensi
http://www.ijcsmc.com/docs/papers/October2014/V3I10201441.pdf




